“Jangan hukum aku bu!”

Beberapa minggu lalu, saya berpartisipasi dalam Kelas Kurikulum yang diadakan oleh Keluarga Kita  mengenai Disiplin Positif pada anak. Emang semenjak mengandung calon bayik, jadi punya ketertarikan dengan topik parenting. Buat jadi bahan persiapan sebelum si bayik lahir 😎. Berbekal googling soal “Apa itu keluarga kita” tanpa panjang lebar saya langsung daftar menjadi relawan dengan ikutan kelas kurikulum ini dan syukurnya diterima.

Di awal pertemuan, saya sudah dibuat melek dengen pertanyaan tentang “SIAPA YANG PERNAH DIHUKUM ORANG TUA!!” Sontak banyak peserta kelas yang tunjuk tangan dan berbagi cerita. Tampaknya ingatan soal cubitan, dan omelan gak lepas dari masa tumbuh kembang peserta di kelas. Lalu ketika ditanya “APAKAH KITA INGAT APA YANG MENYEBABKAN KITA DIHUKUM?” rata-rata kami semua terdiam, karena baru menyadari bahwa kami sebagian besar dari kami tidak tahu alasan kenapa kami dihukum 😓.

Lanjutkan membaca ““Jangan hukum aku bu!””

Iklan

5 gaya hidup pekerja lepas industri kreatif yang bikin iri!

Setelah bekerja kantoran selama hampir 6 tahun, di tahun 2016 saya memutuskan bekerja secara freelance. Bukan karena pemasukan dan peluang yang lebih besar, tapi as simple as being a freelancer you can control your time.

Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Berkaf) telah menetapkan 16 subsektor yang didukung dalam industri kreatif, di antaranya yaitu aplikasi dan pengembangan permainan, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fesyen, film, fotografi, kriya, kuliner, music, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, serta televisi dan radio.

Bersyukurnya saya mendapatkan suami yang bekerja di industri kreatif bidang film & periklanan. Jika saya aktif menulis, suami aktif dibagian editing dan penyutradaan video. Suami  berprinsip yang sama soal pekerjaan, lebih baik berstatus pekerja lepas dibandingkan jadi pekerja tetap jika kita tidak punya waktu untuk keluarga 😘.

Dalam Industri kreatif, negara tidak akan menghabiskan sumber daya alam, justru sumber daya manusia jadi kekuatan utama. Maka dari itu makin happy 😆 manusianya makin sejahtera industrinya. Ini beberapa alasan serunya gaya hidup dunia pekerja lepas kreatif menurut kami: Lanjutkan membaca “5 gaya hidup pekerja lepas industri kreatif yang bikin iri!”

Tutorial Turban Khas Yuna Zarai

Assalamu’alaikum bebih ❤️. Buat yang berteman dengan saya di Instagram, pasti tahu kalo saya suka banget foto #OOTD dengan memakai turban. Kebiasaan pake turban ini bukan gak sengaja, tapi karena terinspirasi sama penyanyi asal Malaysia yang sedang sedang berkarir Internasional, Yuna Zarai.

Saya ngikutin perjalanan karir Yuna Zarai semenjak dia debut di Malaysia dan masih memakai gaya hijab khas negeri Jiran. Nah semenjak meluaskan musik dengan produser USA, dia mulai menggunakan turban. Kalo sok tahunya saya 😬 bisa jadi alasannya agar bisa diterima oleh pendengar dan penonton negeri Paman Sam itu. Secara yah beb, tahu kan betapa sentimennya warga sono dengan atribut muslim ini.

Lanjutkan membaca “Tutorial Turban Khas Yuna Zarai”