TENANG! INI 6 HAL YANG SEBAIKNYA DILAKUKAN SETELAH TEST PACK DUA GARIS

👩 “Bon, garisnya dua!” ini kalimat pertama di pagi hari saya 7 minggu kemarin. Tanda dua garis yang bikin hari-hari saya tidak seperti biasanya. Alhmadulillah, dua garis itu adalah simbol bahagia & juga simbol dimulainya kebingungan kami berdua. Saya & suami gak menyangka akan diberikan tanda garis dua secepat ini di 4 bulan pernikahan kami. Memang ada juga pasangan yang begitu menikah langsung diberikan tanda dua garis, bahkan sebelum 1 bulan usia pernikahan mereka. Untuk kami berdua gak menyangka bisa secepat itu. Selepas saya memutuskan resign dan bekerja dari rumah, kemudian kami melakukan trip ala-ala Honey Moon, gak lama kemudian tanda dua garis itu muncul.

Kalimat selanjutnya untuk suaminya saya “Terus gimana ini bon?” 😂. Saya dan suami adalah teman sekelas masa SMP dulu, dan kami berdua sama sekali tidak punya pengalaman dan perkiraan akan menghadapi momen seperti ini. Yakin banget, saya gak sendiri. Pasti banyak pasangan yang baru menikah juga mengalami kebingungan yang saya alami. Apalagi awalnya kami berencana untuk menunda kehamilan sampai 1 tahun kedepan dengan cara pengecekan kalender masa subur. Tapi namanya rejeki kan yah, masa iya ditolak 🤑 . Kami  menerima dengan senang hati dan juga bingung “Terus gimana ini?”.

Karena itu saya mau berbagi cerita APA YANG SEBAIKNYA DILAKUKAN JIKA MUNCUL TANDA GARIS DUA karena saya yakin, saya gak sendiri 🤗.

  • Double check test pack ✌

Setelah pastinya mengucap syukur sama Yang Maha Pemberi Rejeki selanjutnya saya melakukan pengecekan ulang. Bukannya ragu atau gak percaya sama rejeki Dia, tapi ini untuk menyakinkan hati bahwa saya gak mimpi.

  • Kabarin orang tua/ keluarga terdekat 🙋

Okeh yakin saya gak mimpi, selanjutnya sama ngabarin orang tua & mertua via telpon. Mereka jadi orang pertama yang harus tahu berita bahagia ini. Apalagi saya & suami sudah pisah rumah dari orang tua, jadi update kabar harus lebih sering dari biasanya. Kabarin juga keluarga terdekat yang udah punya pengalaman berkembang biak, karena dari merekalah kebingungan saya perlahan terpecahkan.

  • Cari tahu & Browsing tentang kehamilan trisemester pertama 🖥

Setelah keluarga tahu berita bahagia ini, pasti banyak info yang akan mereka berikan. Jangan makan ini – Banyakin minum ini bagus buat ibu hamil & blablablabla. Tenang gak usah panik & bingung, dengerin aja semua Do & Don’t yang saya terima. Apalagi dikehamilan trisemester pertama ini, banyak yang berubah dari fisik ataupun mental calon ibu. Tenang ajah cari tahu & cross check dengan google soal kebenarannya. Salah dua website yang sering saya baca soal kehamilan adalah Alodokter & juga Bidanku. Kasih rekomendasi website yang sering kalian baca juga yah buat ibu hamil.

  • Cek kehamilan di dokter atau bidan yang direkomendasikan keluarga/ teman 👴

Saat saya berpikir harus ngecek kedokter, kami berdua bingung mau ngecek dimana (hahaha). Kami cuma berpikir “gak percaya sama RS di sekitaran tempat tinggal saat ini.” Walhasil kami mikir pendek ajah untuk, ke puskesmas kecamatan terdekat dari sini. Yang bikin yakin, kami pernah liat Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk diliput program TV sebagai puskesmas percontohan di DKI Jakarta. Pelayanan dan fasilitasnya bagus, tapi ya karena ini bagus dan terjangkau ini, maka yang mau berobat disini juga banyak. Dateng jam 11 siang, baru selesai jam 5 sore (fuih).

Inilah akibat kebingungan kami sebagai pasangan keder. Biar gak kejadian kayak kami, sebaiknya tanya keluarga atau teman minta rekomendasi dokter yang bagus dan terdekat dari rumah. Minggu depan saya baru akan cek kandungan lagi ke dokter rekomendasi dari kakak ipar saya (hehehe).

  • Rileks, santai aja semua ada waktunya 💆

Dua minggu setelah tanda dua garis, saya sempet drop dengan kondisi kehamilan pertama ini. Morning sick & mood berantakan bikin saya merasa gak produktif sama sekali. Saya yang terbiasa aktif kerja atau ngerjain sesuatu tiba-tiba harus stay di rumah dengan kondisi mual, gak doyan makan & rasanya sendu aja tiap hari. Kepala saya terus mikir, pengen buat ini, harus ngerjain ini dan itu tapi apa daya mood gak mendukung buat bekerja dan berkarya. Badan saya cuma ingin tidur tapi isi kepala saya terus bekerja. Perubahan hormonal ini bikin saya drop secara mental. Berat badan yang biasanya 50 kg turun 3 kilo dari biasanya.

 Setelah saya browsing & tanya kanan kiri, masa trisemester pertama memang awal yang berat buat calon ibu. Periode ini yang menentukan kesehatan calon bayi, jadi sebaiknya calon ibu menjaga kondisi kesehatan dan moodnya. Saya masih menjalani masa awal dan sedang berusaha untuk menerima keadaan yang sendu setiap harinya.

  • Gabung di komunitas ibu 💖

Ini jadi poin penting juga buat calon ibu. Gabung di komunitas bisa ngenalin kita sama ibu-ibu lain yang sedang ngalamin hal sama atau bahkan udah pernah ngelewatin hal itu jadi bisa bagi-bagi informasi. Saya juga baru tahu ternyata cukup banyak komunitas ibu muda di Indonesia, kita bisa tinggal browsing aja mau ikutan yang mana. Saya sendiri gabung di komunitas IBUNESIA yang aktif banget curhat soal ibu & anak via whaspp. Tapi jangan kaget kalo nanti cek notifikasi whaspp bisa ada 300-an sekali manjat (hehehe). Kalo kalian pengen join curhat via whaspp kirim inbox aja biar di invite yah.

Jadi marilah kita nikmatin saja keadaan ini,  karena pasti ini gak terjadi tiap hari juga. Saya sangat beruntung karena suami bekerja dari rumah, jadi punya banyak waktu untuk menemani setiap hari. Support dari pasangan sangat penting bagi calon ibu menghadapi hari-hari kehamilannya. “Support itu gak perlu uang banyak kok, calon ibu hanya perlu suaminya bisa bikin istri happy terus ajah.” Begitu kata teman saya, Yona. Kalo ada yang mau nambahin list-nya dengan pengalaman pribadi silahkan loh ⭐ .

Iklan

Penulis: weddewi

Pisces a bit sanguin. Gimme a buzz at sanguinme@gmail.com

15 thoughts on “TENANG! INI 6 HAL YANG SEBAIKNYA DILAKUKAN SETELAH TEST PACK DUA GARIS”

  1. Masa “ngidam” memang ujian bgt mba bagi sebagian org, tapi gak lama kok. Nikmati aja. Hehe. Btw, selamat ya mba atas kehamilan pertamanya semoga sehat selalu ya 🙂

    1. Halohhhh ifaaaaa…satu almamater beda generasi. Hahhah. Untung kedernya gak sendirian yah em..kamu juga kalo keder jangan sendirian yah, karena berdua lebih baik daripada bertiga… lohelohe..hahha

  2. saya dulu cuma sekali test aja mba (kepedean ya) haha. Tapi alhamdulillah pas check ke dokter memang benar, tipsnya berguna banget nih mba untuk calon ibu baru.

    1. Iyah mba enny, Pastilah banyak istri baru yang merasakan hal yang sama. Makasih udah mampir. Btw alamat blog mu lucu banget sih “dudukpalingdepan” hahahahaha anaknya rajin dateng sekolah paling awal terus yah….hahaha

      Ijin kunjungan balik yah..

    1. Iya mba, aku bersyukur sekaligus wondering. Karena saking banyaknya informasi malah bingung milih mana yg cocok dan pas buat kita. Ada ide gimana cara filter informasi mba? Khususnya soal parenting..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s