#EXPLORINGMYCITY part 2

Museum Layang-Layang

Siapa disini waktu kecil doyan main layangan?!!! Saya..saya “ngacung yang tinggi*. Meskipun sekarang udah jarang anak kecil main layanang, tapi didaerah rumah saya masih ada yang main layangan, yah walaupun harus epet-epetan sama kendaraan di tengah jalan perkampungan. Kasian anak jaman sekarang ribet nyari lapangan buat main, yang ada lapangan berubah jadi rumah atau gedung perkantoran. Walaupun main layangan sekarang ribet, tapi kita masih bisa kok belajar sejarah dan perkembangan layangan di Museum Layang-Layang Cilandak. Cukup bayar tiket masuk 10.000 kita bisa keliling museum yang punya koleksi layangan dari yang kecil banget sampe GEDEEEEEEE BANGETTT. Bahkan dengan 10.000 kita juga bisa ikutan workshop bikin layangan, ngelukis batik, dll.

Slide1

Museum ini milik pribadi jadi gak heran kalo kondisi museum sangat terawat. Taukan kalo museum pemerintah, kebanyakan yaaaa gituhh dehhh..hehehe. Kebanyakan yang datang kesini adalah pengunjung dari sekolah-sekolah. Pas tanya jadwal kunjungannya, selama bulan Februari fullbooked sama bocah bocah dari berbagai macam sekolah. Buat yang pengen berwisata museum, musem layang-layang harus masuk list kunjungan.

Slide2

Museum Taman Prasasti

Masih berkisar wisata museum, satu lagi yang harus dimasukin list kunjungan wisata museum adalah Museum Taman Prasasti. Museum ini banyak punya koleksi nisan bergaya gothic belanda. Dulunya museum ini memang area pemakaman para bangsawan Belanda pada jamannya. Sekarang sih udah gak ada lagi jasad atau tulang belulang di area ini, tinggal koleksi nisannya aja (kata yang jaga sih begitu). Dimuseum ini ada nisan salah satu aktifis muda era 60an Soe Hok Gie yang saya kenal lewat film Gie diperanin sama Nicolas Saputra..hehehe.

Slide3

Biaya masuknya cuma 5000 ajah, kalo mau make area ini untuk kegiatan syuting, pemotretan atau yang sifatnya komersil ada tarifnya sendiri kalo gak salah sekitar 1,5 juta. Museum ini sekarang udah bagus dan tertata dibandingkan tahun 2012 pas lagi renovasi. Sayangnya beberapa kali saya datang kesana gak ada guide yang nyeritain sejarah museum ini. Jadi kegiatan saya selama dimuseum kurang lebih baca-bacain nama dibatu nisan & foto-foto. Padahal kan kalo ada guidenya, wawasan sejarah saya jadi nambah gitu…hehehe.

Ini dia musik video ungu (Demi Waktu) yang syutingnya di Museum Prasasti. Kalo nyari tempat yang bernuansa gothic & gloomy, museum inilah tempatnya.

 

Iklan

Penulis: weddewi

Pisces a bit sanguin. Gimme a buzz at sanguinme@gmail.com

1 thought on “#EXPLORINGMYCITY part 2”

  1. Kalo liat dari foto kamu di Museum Prasasti, sekarang lebih bersih dan rapih yaaa…aku kesana tahun 2009 gak sebagus itu hahahahha….di tunggu lanjutan jalan2nya Beb :*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s