First Trip 2014

Mud Tracking

Selama hampir 3 tahun saya kerja, saya jarang sekali memanjakan diri untuk liburan keluar kota. Makanya dream travel yang saya tulis di 2013, destinasinya gak jauh-jauh amat cukup liburan ke Bromo ajah. Yipieeee yeeyy liburan akhir Januari kemaren saya berhasil menapakkan jejak kaki di hamparan pasir Bromo. Saya ikutan rombongan travel backpaker Nemo Adventure Trip dengan 15 orang lain yang gak saya kenal. Saya sengaja cari trip yang gak banyak kenalan, biar dapat kenalan baru, kali aja dapat jodoh. Hahahaha. Selama 4 hari perjalanan, saya mengunjungi tempat wisata lain sebelum ke Bromo. And here’s we come…

Day 1 

Saya berangkat dari stasiun Senen dengan kereta Matarmaja Ekonomi AC pukul 13.40 dihari kamis. Pelayanan & fasilitas di kereta ekonomi AC saat ini sudah sangat baik dibandingkan yang saya ingat dulu. Cukup nyamanlah walaupun harus tidur dengan kursi yang tegak lurus dan berebutan area kaki sama bapak-bapak depan saya. Sudah tidak ada lagi pengamen & pedagang eceran paling enggak sampai stasiun Semarang.

Day 2

Setelah melalui malam yang panjang dengan berbagai posisi tidur, saya sampai di stasiun Kota Lama Malang sekitar pukul 08.00 dihari Jumat. Seharusnya saya turun distasiun Kota Baru Malang, tapi karena ada miskom, saya lebih cepat turun satu stasiun. Padahal teman-teman lain pada kumpul di stasiun Kota Baru.  Sambil nunggu dijemput, saya dan 1 orang teman memutuskan nyari sarapan deket-deket stasiun. Saat asik makan soto ayam, saya dijemput mobil mini bus yang didalamnya penuh dengan 14 orang asing yang belum saya kenal. Yesss merekalah yang mengisi trip selama 3 hari kedepan.

Selesai sarapan pagi, kami langsung berangkat menuju pulau Sempu. Pulau yang letaknya di selatan ujung pulau jawa ini, dari Malang kita tempuh kurang lebih 5 jam perjalanan. Selama di mobil saya manfaatkan untuk mengenal teman seperjalanan dan pastinya tidur. Hehehe.

Pulau Sempu

Setelah tidur – bangun – tidur – ngobrol – tidur lagi sambil nahan pipis, akhirnya kami tiba di Sendang Biru sekitar pukul 14.00. Turun dari mobil saya langsung ngibrit ke toilet, hehehehe. Setelah urusan ekresi kelar, saya pun ternganga dengan pemandangan di depan. Lautnya biruuuuuuuuuuu dengan perahu-perahu warna warni. Wuuuuhhhhh sudah lama saya tidak lihat pantai. Rombongan diminta untuk bersiap dan menyewa sepatu karet Ap boot seperti sepatu bola dengan harga 10.000. Karena jalur tracking yang berlumpur (banget), maka kami diharuskan memakain sepatu karet. Sebenernya gak harus sih, tapi sayang kan kalo sepatu yang kita bawa mesti bersimbah lumpur. Setelah menyebrang dengan perahu sekitar 20 menit kami sampai di pulau Sempu. Saya shock melihat jalur trakingnya, yang mengharuskan kami menerabas hutan bakau. Terakhir kali saya menerabas hutan bakau dengan lumpur setinggi paha adalah saat kuliah, itupun karena praktek lapang jadi yaa mau gak mau. Untungnya perlengkapan dan pakaian saya cukup siap untuk menerabas hutan.

Slide1
(1) Pose diperahu, masih semringah belum tau trackingnya
(2) Lumpur ini belum ada apa-apanya
(3) Ngaso dulu sebelum lanjut
(4) Habis lumpur munculah savana

Setelah menempuh perjalanan yang menguras tenaga dan emosi selama 1,5 jam kami memutuskan untuk ke beach point Pantai Baru-baru. Beach point dipulau Sempu ada sekitar 20-25 titik dan yang terkenal adalah Segara Anakan, kalo kami harus kesana waktu tracking yang ditempuh lebih lama, sedangkan jam 5 sore kami harus segera keluar dari pulau Sempu. Yaudah kamisepakat melipir ke pantai Baru-Baru. Setiba di pantai Baru-baru, rasanya W.O.W. Pantai yang sepi dengan kanan – kiri tebing karang dan hamparan ombak Samudera Pasifik. Wiiiiiihiiiiiiiiiiiiiii saya langsung berlari telanjang kaki dipasir putih. Senang.

Selesai foto-foto dan makan siang dengan lauk pasir (anginnya kenceng banget boooo) kami memutuskan kembali ke Sendang Biru karena waktu yang sudah terlalu sore. Mengingat perjalanan balik saya cuma bisa TARIK NAPASSSSS dan berdoa. Sebelum balik menuju perahu, rombongan diajak ke pantai Gledekan oleh penjaga hutan yang menjadi guide. Pantai Gledekan sama kerennya dengan Pantai Baru-baru dengan kondisi angin yang lebih bersahabat. Karena tenaga sudah terkuras buat tracking, saya memutuskan buat ndocem aja di pinggir sambil ngeliatin temen-temen berfoto. Gak lama di pantai Gledekan kami lanjut tracking lagi.

Slide2
(1) Ketempat wisata yah foto-foto (Pantai Baru-baru)
(2) Bening banget
(3) Pasir putih, tapi hati-hati banyak pecahan karang
(4) Intinya foto-foto

Jalur balik lebih menantang dibandingkan jalur pergi,  Karena banyak wisatawan jalur lumpur berubah jadi bubur lumpur. Edan..edan…edan. Saya berasa tarzan, karena saya harus bergelantung di batang pohon mangrove agar tidak nyemplung dan berkumbang di lumpur. Hujan yang sebentar tapi deres, menambah perjalanan balik makin menantang….haaaaaiiissssss!!!!!. Temen yang lain menghibur diri dengan bercerita ataupun bercanda, saya lebih memilih untuk diem dan berteriak dalam hati “GUE MAU KELUAR HUTAN SECEPATNYA !!!!!” Kalo dalam rangka bekerja dan saya diharuskan untuk tracking menembus hutan, itu tidak menjadi persoalan. Tapi kalo temanya liburan dan saya harus bersusah payah itu lain ceritanya. Haaaaaahhhh saya manja.

Pukul 18.00 kami sudah kembali ke Sendang Biru dengan segera saya membersihkan diri agar cepat istirahat. Setelah menahan lapar perut dengan bakso gerobakan, rombongan melanjutkan perjalanan untuk menginap di Batu Malang. Sepanjang perjalanan Sendang Biru – Batu Malang, kami semua tertidur pulas. Kelelahan bukan karena bermain di pantai, tapi karena harus berjuang menembus hutan bakau. Hehehe. Sampai di alun-alun batu sekitar pukul 22.00 kami berpencar mencari makan malam. Tadinya saya janjian sama Irajumma untuk ketemuan di Batu. Tapi apa daya karena sudah kemalaman kami batal bertemu. Perut kenyang kami langsung menuju ke penginapan di villa Panderman disamping Jatim Park 2 untuk istirahat.

Segara Anakan – Pulau Sempu – Harusnya sih kesini, tapi apa daya kejar – kejaran sama waktu.
(Ini liburan apa field trip sekolah, pake batas waktu segala?! #nyinyir)

– bersambung –

Iklan

Penulis: weddewi

Pisces a bit sanguin. Gimme a buzz at sanguinme@gmail.com

2 thoughts on “First Trip 2014”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s