We Play Seriously

Ahh saya rindu dengan permainan Tak jongkok, Tak patung, Batu tujuh, Taplak dan lainnya. Permainan yang membuat saya berkeringat, berlari dan tertawa bersama teman-teman.

Hom Pimpa Alaihom Gambreng buat saya atau angkatan sebelum saya, bahkan temen-temen bapak saya sudah pasti gak asing. Mungkin asing untuk anak masa kini, secara anak kota udah jarang ‘bermain gerah gerahan, tapi waktu saya kecil ini adalah salah satu cara terbaik buat menentukan giliran atau siapa yang kalah/ menang dalam permainan. Saya pernah mempertanyakan arti kata Hom Pimpa Alaihom Gambreng. Tapi karena terlalu sibuk (saikkk) dengan pemikiran aneh yang lain akhirnya saya lupa, hingga kemarin saya tidak sengaja saya menemukan video presentasi dari Zaini Alif mengenai makna dari berbagai permainan tradisional. Video tersebut saya dapat dari channel youtobe TedX Jakarta (doodling on youtube can give you anything). TedX adalah tempat orang saling berbagi dibentuk dalam sebuah pemaparan/ seminar yang dibuka gratis untuk umum. Meskipun gratis tapi tidak mudah untuk masuk ke list peserta seminar..hiks hiks

Dari video ini, ternyata Hom Pimpa Alaihom Gambreng bukan kalimat sembarangan. Kalimat ini mempunyai makna yang luar biasa. Hom berati Tuhan/ Yang Maha Kuasa seperti kata Om yang sering didoakan oleh umat Hindu . Hom Pimpa Alaihom mengartikan Dari Tuhan Kembali Ke Tuhan dan Gambreng bermakna seperti Done dalam bahasa inggris . Sayangnya saya belum menemukan literatur lebih jauh mengenai asal mula kalimat ini.

Dari kecil ternyata saya sudah diajarkan tentang kehidupan bagaimana kita harus pasrah dan berserah diri kepada yang Maha Kuasa. Pantas saja saat melakukan Hom Pimpa Alaihom, saya sering berwajah santai alias pasrah, dan mulai gemas saat mendekati penentuan (Gambreng).

Sayang sekali saya/ kita sudah jarang bermain. Sebenarnya dari permainan tradisional banyak yang bisa dipelajari. Anak sekarang (dan saya) lebih asik main dengan dunia maya/ konsol/ gadget yang justru membuat kita kurang bergerak karena hanya duduk didepan laptop/ gadget berjam-jam. Saya berharap video dengan durasi 15 menit ini bisa disebarkan ke orang banyak. Karena saya juga baru tahu makna dibalik permainan tradisional. Jika saya sudah memiliki anak saya akan mengajarkan serunya bermain permainan tradisional. Eh gak usah nunggu punya anak deh kayaknya kelamaan, saya akan kasih tahu ke adik saya yg kelas 6 SD ajah..hehehe. Meski ini permainan namun tidak main-main.

We Play Seriously

And now I’m curious about “Who was created and made this tradional games world wide?”

#Feel #Taste

Iklan