Cerita Halal ku

Salam,

     Setiap wanita pasti ingin tampil cantik. Tidak peduli apakah wanita tersebut memiliki sifat “tomboy” sekalipun, pasti ada saatnya wanita ingin tampil cantik, entah untuk acara pernikahan ataupun wisuda. Saya ingin cerita tentang pengalaman saya dengan kosmetik. Jujur kepribadian saya yang “tomboy” membuat saya jarang sekali memperhatikan penampilan ataupun perawatan tubuh. Jangankan berdandan, kadang membersihkan wajah setelah berkegiatan seharian rasanya pekerjaan berat untuk saya (hehehe). Maklumlah karena saya anak wanita satu-satunya dan didik untuk mandiri sejak kecil, remeh temeh tentang perawatan wanita sering saya abaikan.

     Apalagi saya punya pengalaman yang cukup tidak menyenangkan dengan kosmetik. Pernah suatu kali saya diharuskan berdandan, itupun terpaksa karena ada acara pernikahan keluarga sepupu. Saya hanya bisa “manut” muka saya diobrak-abrik penata rias pengantin, karena saat itu saya ditugaskan menjadi pagar ayu. Saya sempat memperhatikan perlengkapan kosmetik yang digunakan oleh penata rias, yang sama sekali saya tidak mengerti apa dan fungsinya. Saya tidak menyangka dengan hasil make over wajah saya, hasilnya…wow. Keluarga saya ga henti-hentinya mengatakan ” Ya ampun beda banget, cantik, jadi pangling..” pernyataan tersebut cukup membuat hati saya bangga dengan penampilan saat itu.

     Dan masalah pun baru dimulai setelah acara pernikahan selesai saat wajah dibersihkan. Keesokan harinya entah mengapa wajah saya terasa gatal dan memerah, saat saya berkaca wajah mulai ditumbuhi jerawat yang biasanya jarang sekali terjadi. Karena panik, saya segera mencari tahu melalui internet (hehehe).  Dari beberapa literatur yang saya baca, ternyata salah satu penyebabnya bisa jadi karena kosmetiknya. Cukup masuk akal untuk saya, karena saya tidak pernah tahu bahan dasar apa saja yang digunakan pada kosmetik yang digunakan oleh penata rias pernikahan.

     Semenjak saat itu saya jarang sekali berdandan. Sehari-hari saya hanya menggunakan pelembab dan alas bedak itupun punya mama (hehe). Sampai pada saat teman saya mengajak saya untuk mengikuti Hijab & Makeup Class yang diadakan oleh Hijabers Community Jakarta dan Wardah. Sebenernya agak malas tapi atas nama pertemanan saya ikut juga. Saat acara tersebut pengetahuan saya tentang perawatan dan kosmetik wajah benar-benar terbuka. Penjelasaan mba-mba Wardah tentang apa itu kosmetik halal membuat saya makin penasaran, dan saya menjadi peserta bawel yang paling banyak bertanya. Memang tidak mudah mencari perawatan dan kosmetik halal ditengah gempuran kosmetik luar negri dengan kualitas dan harga bersaing. Tapi semenjak saya mengetahui adanya Wardah, solusi dari masalah wajah saya pun teratasi. Saya mulai memberanikan lagi untuk mencoba kosmetik (lagi) dan Alhamdulilah sampai saat ini saya masih setia menggunakan Wardah.

     Menggunakan produk yang halal merupakan suatu keharusan bagi seorang muslim. Kenapa?? baca disini  dan bagaimana cara mengenali kosmetika halal, baca disini . Untuk menetapkan suatu produk menjadi halal, bukanlah perkara sembarangan tapi harus diteliti secara jelas dari hulu sampai hilir. Dan jika produk kosmetik sudah mendapatkan sertifikasi halal, pastilah sudah dipertimbangan bukan hanya dari segi kecantikan tapi juga kesehatan makanya saya tidak ragu menggunakan kosmetik Wardah.

     Menjadi cantik tidaklah salah, tapi menjadi cantik dengan menghalalkan segala macam cara itu yang salah, seperti operasi plastik, botox, suntik ina anu, hadeuh semoga kita tidak seperti itu yah. Alhamdulilah dengan adanya lomba blog #kosmetikhalal Wardah pengetahuan saya tentang perawatan dan kosmetik yang halal makin bertambah.

     Ada beberapa tulisan di blog yang menarik mengenai “Mempercantik dengan kosmetik halal” yang saya baca ini, ini dan ini satu lagi yang fotonya bagus (menurut saya) ini .  Yuk kita mulai dengan segala sesuatu yang halal.

Thanks to my crew….

(kiri-kanan) : Lighting (Dhito), Me, Fotografer (Dimas), Tim Hore (Gina)

Salam,

Dewi Indriyani

#taste #style

2 thoughts on “Cerita Halal ku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s