Believed

Saat ini negara sedang sibuk memikirkan isu kenaikan BBM. Berbagai aksi menentang kenaikan BBM terjadi dari tanggal 26 Maret sampai menjelang 1 April. Demo besar-besaran terjadi di hampir seluruh Indonesia, dengan mahasiswa menjadi pemrakarsa. Sedih rasanya melihat Indonesia seperti ini. Mungkin ini belum seberapa jika dibandingkan dengan Reformasi ’98. Dalam hati gue selalu berdoa jangan sampai kejadian ’98 terjadi untuk kedua kalinya.

Gue salut dengan berbagai aksi demo mahasiswa yang mengatasnamakan kepentingan rakyat untuk menghentikan kenaikan BBM. Tapi apakah setiap aksi harus berakhir dengan kekerasan dan adu fisik?!. Aksi demo yang berakhir dengan bentrokan mahasiswa dan aparat polisi selalu terjadi. Gue rasa polisi juga bagian dari rakyat, dalam hati mereka juga tidak ingin keputusan pemerintah yang berakhir dengan memberatkan masayrakat Indonesia. Di pihak pendemo, pasti banyak juga korban luka bahkan nyawa yang berjatuhan. Kenapa sesama bagian dari Indonesia harus begini?!

Belum lagi saat, drama anggota DPR yang terjadi 30 Maret di gedung MPR DPR. Sedih gue nontonnya. Seluruh rakyat Indonesia menonton tingkah manusia berdasi dan berbatik itu, mereka tidak bisa mengesampingkan ego fraksi dan partai. Kata “merdeka’ dan “allahu akbar’ terdengar lantang di gedung DPR MPR namun berteriak dengan mental tempe. Entah mengapa saat menonton Drama di DPR, air mata gue keluar perlahan, dan mulut ini secara spontan bernyanyi Indonesia Raya. Pasti bapak dan Ibu di DPR MPR itu lupa sesaat akan makna Lagu Indonesia Raya.

Gue tidak melakukan demo, gue juga tidak bisa mengkritik tindakan para dewan perwakilan rakyat yang terhormat. Karena gue yakin mereka melakuan itu semua demi kepentingan rakyat (namun entah rakyat yang mana?!). Gue cuma punya keyakinan bahwa Indonesia adalah negara yang besar dengan masyarakat yang kaya. Gue akan selalu berdoa untuk kebaikan orang-orang disekeliling gue, semoga kita semua mempunyai keyakinan dan kebaikan yang sama untuk Indonesia.

Believed

Iklan

Penulis: weddewi

Pisces a bit sanguin. Gimme a buzz at sanguinme@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s